People Innovation Excellence

Keputusan Objektif

Penulis

Dr.rer.nat. Ditdit Nugeraha Utama

Computer Science Department, BINUS Graduate Program-Master of Computer Science, Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia 11480

ditdit.utama@binus.edu

Keputusan objektif merupakan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan saintis” (Utama, 2017)

Berdasarkan domain ilmu “sistem penunjang keputusan” sebenarnya tidak ada keputusan benar atau salah, yang ada hanyalah apakah keputusan tersebut merupakan keputusan subjektif atau objektif. Kaidah-kaidah pembuatan keputusan, berbagai metode yang digunakan di dalam proses pembuatan keputusan, bahkan implementasi penerapan teknologi di dalam pembuatan dan pengambilan keputusan, tidak lain adalah dalam rangka membuat keputusan yang objektif.

Logika pembuatan keputusan harus menjadi acuan dasar. Nilai-nilai kuantitatif yang melekat pada setiap parameter yang dipertimbangkan pada akhirnya harus mampu dianalisis, disintesis, dan diinterkoneksikan satu dengan lainnya, sehingga keputusan yand diusulkan merupakan keputusan yang secara sederhana mampu di-traceback dan di-uji-teknis nalar pembuatannya. Bukan hanya itu, bahkan keputusan jenis ini mampu denggan sangat mudah untuk dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan saintis. Inilah karakteristik sederhana dari sebuah keputusan objektif.

Model dan pemodelan, dengan alat bantu computer dan perangkat teknologi lainnya, serta juga dilengkapi dengan metode-metode ilmiah yang absah, yang menghubungkan parameter-parameter terkait, dalam rangka pembuatan keputusan; memperjelas status dan juga peta permasalahan yang sedang dihadapi. Imbas positifnya adalah bahwa permasalahan tersebut akan terurai-nalar dengan sendirinya. Dalam kondisi permasalahan yang ternalar tersebut, keputusan akan mudah dibuat dan di-propose. Sekali lagi, tidak ada keputusan benar atau salah. Yang ada hanyalah keputusan subjektif atau objektif. Sehingga, semangat dasar dari domain ilmu sistem penunjang keputusan adalah bagaimana kaidah-kaidah sains digunakan untuk membuat keputusan yang objektif.

Referensi

Utama, D.N. 2017. Sistem Penunjang Keputusan: Filosofi, Teori, dan Implementasi. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.


Published at :
Written By
Dr.rer.nat. Ditdit Nugeraha Utama
Lecturer Specialist | Bina Nusantara University
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close