Sistem Keamanan pada Jaringan WiFi (part 1)

Oleh  : Nico Surantha 

Fig1

Rangkaian artikel ini akan menjelaskan informasi yang anda perlu ketahui sebagai pengguna jaringan WiFi, khususnya mengenai keamanan jaringan. Ada dua komponen utama dari jaringan WiFi, yaitu access point dan station. Access point adalah perangkat yang menyediakan layanan WiFi. Access point mendapat akses internet karena terhubung dengan jaringan backbone, misalnya fiber-optik, LTE, dll. Station adalah perangkat tidak bergerak ataupun bergerak yang akan mengakses jaringan WiFi, contohnya laptop, tablet, ataupun smartphone. Sistem keamanan pada WiFi akan mengatur hubungan koneksi dan keamanan transaksi data antara access point dan station. Keamanan dalam jaringan WiFi diwujudkan melalui protokol keamanan. Ada tiga protokol keamanan dalam jaringan WiFi, yaitu WEP (Wired Equivalent Privacy), WPA (Wi-Fi Protected Access), dan WPA2 (Wi-Fi Protected Access versi 2).

Ada tiga aspek keamanan yang dapat diharapkan dari implementasi protokol keamanan, yaitu autentisitas (, integritas, dan kerahasiaan (confidentiality). Aspek autentisitas artinya jaminan bahwa hanya pengguna terautentikasi yang dapat mengakses jaringan. Aspek integritas berarti jaminan bahwa penerima data yang diharapkan akan menerima data persis sama yang dikirim oleh pengirim data. Sementara, aspek kerahasiaan adalah jaminan bahwa hanya penerima diharapkan yang dapat menerima data yang ditransmisikan.

Aspek-aspek tersebut di atas adalah aspek keamanan yang dapat dicapai oleh metode autentikasi dan enkripsi yang diimplementasikan dalam setiap protokol keamanan. Dalam rangkaian artikel sistem keamanan WiFi ini, akan dijelaskan lebih mendalam mengenai enkripsi dan autentikasi di jaringan WiFi. Kemudian, akan dibahas juga tentang ancaman yang mungkin untuk jaringan WiFi dan ketangguhan metode autentikasi dan enkripsi dalam setiap protokol keamanan untuk menaklukkan setiap ancaman serangan pada jaringan WiFI.