Green-DSM untuk Evaluasi Kota Hijau

 

 

Penulis

Nurcahyo Wibowo, Ditdit Nugeraha Utama

 

Computer Science Department, BINUS Graduate Program – Master of Computer Science Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia 11480

 

Wibowo dan Utama (2021) sedang melakukan penelitian untuk mengembangankan decision support model (DSM) untuk mengevaluasi kota hijau di Indonesia. Model yang dirancang akan mengevaluasi kota-kota di Indonesia untuk nantinya diberikan penilaian berdasarkan parameter. Terdapat lima parameter (konsumsi elektrik, konsumsi air, kualitas udara, ruang terbuka hijau, dan jumlah transportasi) digunakan untuk membangun DSM. Nilai dari setiap parameter didapatkan dari data yang diperoleh dari seluruh kota di Indonesia. Hal ini pada akhirnya dapat digunakan untuk membantu pengembang kota dalam menilai kembali dan meninjau kota hijau yang dibangun agar dapat ditingkatkan.

DSM yang dirancang dapat mengevaluasi sebuah kota untuk mendapatkan sebuah penilaian atau skor dengan kriteria kota hijau. Evaluasi yang didapat didasarkan dari nilai masing-masing parameter setiap kota. Nilai didapatkan dari hasil penggabungan metode Fuzzy Logic (FL) dan Mathematical method. Metode matematik digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari data yang diperoleh pada beberapa parameter, kemudian digunakan metode FL untuk mencegah adanya nilai ambigu dan mendapatkan nilai parameter berdasarkan variabel linguistik. Selanjutnya, dari nilai kelima parameter akan dihitung kembali menggunakan fuzzy rule base yang dirancang sedemikian rupa sehingga setiap kota mendapatkan penilaian atau skor berdasarkan kriteria kota hijau.

 

Referensi

Wibowo, N. and Utama, D. N. 2021. Green Decision Support Model for Evaluating Green City. Submitted.

Dr.rer.nat. Ditdit Nugeraha Utama, S.Kom, MMSI