Model Penunjang Keputusan berbasis FSAW untuk Menilai Karyawan Terbaik

Aljofarinski dan Utama (2022) berhasil membangun sebuah model penunjang keputusan (MPK) untuk melakukan penilaian karyawan, dalam hal ini karyawan mekanik bengkel. Metode utama yang digunakan adalah kombinasi antara metode logika fuzzy dengan profile matching (PM).

Di sebuah perusahaan, untuk memverifikasi karyawan terbaik praktis sangat penting. Dengan mengetahui karyawan terbaik atau memahami setiap kinerja karyawan, dapat menjadi keuntungan bagi perusahaan untuk mengevaluasi secara keseluruhan kinerja perusahaan dan memperbaiki kekurangannya.

Menentukan karyawan terbaik juga diperlukan untuk memberikan penghargaan kepada karyawan dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan semangat kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun MPK untuk menentukan karyawan terbaik menggunakan kombinasi logika fuzzy dan metode pencocokan profil (PM).

Dalam mengembangkan model, ada dua belas parameter yang dipilih dan dipertimbangkan; yaitu diagnosis masalah kinerja, pemecahan masalah, pencegahan tindakan, konsep, manajemen waktu, disiplin, manajemen kerja, efisiensi, pendidikan, keterampilan pendukung, dan alur kerja bisnis. Akhirnya, model telah dibangun secara metodologis. Dan model yang telah dikembangkan tersebut dioperasikan pada sebuah bengkel mobil dalam menentukan karyawan terbaik (terutama untuk staf mekanik di bengkel) melalui evaluasi kinerja semua karyawan.

Referensi

  1. J. A. Aljofarinski and D. N. Utama. 2022. Decision support model to determine the best employees (mechanic) using fuzzy logic and profile matching. Journal of Computer Science, 18(6), pp. 540-5554.