Karyawan PT. Prodia Widyahusada mengikuti rangkaian pelatihan literasi digital dan data yang dilaksanakan secara daring pada periode 19 Juni hingga 17 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan sembilan dosen dari program studi Magister Teknologi Informasi dengan berbagai topik terkini di bidang kecerdasan buatan dan analitik bisnis.

Transformasi digital di sektor layanan kesehatan bukan lagi sekadar wacana. PT. Prodia Widyahusada mengambil langkah konkret dengan menggandeng para akademisi untuk menyelenggarakan program Digital and Data Literacy Series, sebuah pelatihan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata karyawan dalam menghadapi ekosistem kerja berbasis data.

Berbeda dari pelatihan biasa, program ini berlangsung selama hampir sebulan penuh melalui Google Meet, memungkinkan peserta menyerap materi secara bertahap tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Sembilan dosen tampil membawakan topik yang saling melengkapi:

Program ini menghadirkan rangkaian materi yang komprehensif dalam bidang kecerdasan buatan dan analisis data, dimulai dari aspek etika hingga implementasi praktis dalam bisnis. Abba Suganda Girsang, Ph.D membuka sesi dengan pembahasan Ethical AI, yang menekankan pentingnya penggunaan teknologi AI secara bertanggung jawab sebagai fondasi utama dalam transformasi digital.


Selanjutnya, Antoni Wibowo, M.Eng membahas pemanfaatan AI tools dalam chatbot seperti ChatGPT, termasuk teknik prompting yang efektif untuk menghasilkan output yang optimal.

Topik AI juga diperluas oleh Amalia Zahra, Ph.D melalui pengenalan penggunaan DALL-E sebagai alat bantu dalam pembuatan konten visual berbasis kecerdasan buatan.

Dalam ranah analitik bisnis, Nico Surantha, M.T menyampaikan pengantar konsep Business Analytics,

yang kemudian dilanjutkan oleh I Gede Putra Kusuma Negara, Ph.D melalui sesi praktik berbasis data untuk memperkuat pemahaman peserta secara aplikatif.

Aspek pengelolaan data dibahas oleh Devi Fitrianah, M.T.I yang menyoroti pentingnya data management dalam mendukung pengambilan keputusan organisasi.

Sementara itu, Rojali, M.Si menjelaskan alur data flow and process, memberikan pemahaman mengenai bagaimana data bergerak dan diproses dalam suatu sistem.

Lebih lanjut, Ditdit Nugeraha Utama, MN membahas data analysis and decision making, yang menekankan peran analisis data dalam menghasilkan keputusan bisnis yang lebih akurat. Rangkaian materi ditutup oleh Benfano Soewito, Ph.D yang mengulas isu IT and Cyber Security, termasuk berbagai ancaman digital serta strategi perlindungan data dalam lingkungan perusahaan.

Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi perguruan tinggi–industri yang paling komprehensif: bukan hanya satu topik, bukan hanya satu sesi, melainkan sebuah kurikulum mini yang dirancang untuk membangun kapasitas digital karyawan secara menyeluruh dan berkelanjutan.