Pada Kamis, 21 Mei 2026, Master of Computer Science menyelenggarakan tiga sesi guest lecture yang membahas perkembangan teknologi terkini di bidang kebencanaan, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan.

Sesi pertama yang berlangsung secara daring dimoderatori oleh Dr. Ir. Alexander Agung Santoso Gunawan, S.Si., M.T., M.Sc., PCAP, dengan menghadirkan Joko Widodo, Ph.D. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pemaparannya yang berjudul “Teknologi Synthetic Aperture Radar untuk Monitoring Kebencanaan dan Lingkungan”, pembicara menjelaskan pemanfaatan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk mendukung pemantauan kondisi lingkungan dan mitigasi bencana. Teknologi ini memungkinkan pengamatan permukaan bumi secara efektif dalam berbagai kondisi cuaca sehingga dapat membantu proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Pada waktu yang sama yang dilakukan secara daring,  sesi guest lecture dimoderatori oleh I Gede Putra Kusuma Negara, B.Eng., Ph.D., dengan menghadirkan Dr. I Made Agus Wirawan, S.Kom., M.Cs. dari Universitas Pendidikan Ganesha. Melalui topik “Tren dan Tantangan Pengenalan Emosi Berdasarkan Sinyal Electroencephalogram”, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi pengenalan emosi berbasis sinyal otak. Materi yang disampaikan mencakup berbagai pendekatan, peluang, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan sistem kecerdasan buatan yang mampu menginterpretasikan kondisi emosional manusia.

Sesi ketiga yang berlangsung  dimoderatori oleh Dr. Ir. Ilvico Sonata, S.T., S.Kom., M.M., M.T., MBA., M.I.T., IPU, ASEAN Eng., dengan menghadirkan Komputerio Akbar, S.Kom., M.M.Si. dari PT PINS Indonesia (Telkom Group). Dalam presentasinya yang berjudul “From Sensors to Business: How IoT is Transforming the Way We Work and Do Business”, pembicara mengulas bagaimana teknologi Internet of Things (IoT) mendorong transformasi digital di berbagai sektor. Pembahasan berfokus pada pemanfaatan sensor dan perangkat terhubung untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta menciptakan peluang bisnis baru.