Sesi Webinar dengan Topik “Use Cases dan Tantangan Penerapan Data Analytics di Tech Startup” oleh Luqman Syauqi Hidayat dari mamikos.com

 

 

Selasa, 14 Desember 2021

 

 

Pada hari Selasa, 14 Desember 2021 yang lalu telah diadakan sesi webinar di Magister Teknik Informatika (MTI) dan School of Computer Science (SoCS), Universitas Bina Nusantara dengan Luqman Syauqi Hidayat, Head of Data dari mamikos.com. Beliau memperoleh gelar S1 dari Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia, dan sudah malang-melintang di dunia data science selama lebih dari 5 tahun. Sebelum di mamikos.com, Beliau pernah menjabat sebagai Head of Data di Gojek.

Sesi webinar diadakan secara online di tengah pandemi COVID-19 saat ini menggunakan platform Zoom. Materi yang disampaikan berjudul “Use Cases dan Tantangan Penerapan Data Analytics di Tech Startup” (Gambar 1). Topik ini relevan dengan perkembangan dunia digital saat ini di mana data menjadi aset utama perusahaan untuk bisa maju dan bersaing dengan kompetitor di zaman sekarang. Selain itu, topik ini juga dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa/i MTI yang berkeinginan untuk membangun startup teknologi atau sekedar menaikkan jenjang karier professional mereka. Sesi tersebut dihadiri oleh 85 mahasiswa/i S1 dan S2 Teknik Informatika di Universitas Bina Nusantara.

Gambar 1. Sesi Pembukaan Webinar oleh Luqman Syauqi Hidayat

Selama satu jam, pembicara menyampaikan pengalaman kerja beliau dalam memimpin tim data di mamikos.com dalam menyelesaikan masalah atau menggali informasi tersembunyi dari sekumpulan data yang dihasilkan oleh portal mamikos.com dalam rangka memberikan kepuasan penggunanya.

Jika berbicara mengenai hierarki kebutuhan dari data science, di manakah posisi peranan dari seorang data scientist atau data analyst? Gambar 2 menampilkan hierarki kebutuhan tersebut. Ada 5 tahapan pengolahan data mulai dari mengumpulkan data (collect) hingga proses pembelajaran dan optimasi (learn/optimize). Seorang data scientist atau data analyst bertanggung jawab di proses eksplorasi/transformasi data, agregasi dan pelabelan, serta pemodelan/pembelajaran dan optimasi. Proses-proses tersebut seringkali dilakukan secara iteratif demi mendapatkan model terbaik. Dalam implementasinya, seorang data scientist tidak dapat bekerja sendiri, melainkan perlu kerja tim. Oleh karena itu, kemampuan yang perlu dimiliki oleh seorang data scientist tidak hanya terpaku pada kemampuan teknis saja yang berkaitan dengan computer science, statistik, dan matematik, melainkan juga social skill, seperti komunikasi dan manajemen.

Gambar 2. Hierarki Kebutuhan Data Science

Selain memaparkan materi mengenai tugas-tugas dan tanggung jawab seorang data scientist, pembicara juga berbagi pengalaman tentang sejumlah contoh kasus yang dihadapi oleh mamikos.com dan apa saja yang perlu dilakukan untuk mengatasinya. Dengan demikian, mahasiswa mengetahui sejumlah real case di dunia industri dan bagaimana mengatasinya sesuai kaidah-kaidah di data science.

Sesi pemaparan materi berlangsung dengan lancar. Di akhir sesi, dibuka sesi tanya-jawab di mana para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya lebih jauh ke pembicara. Sejumlah pertanyaan yang diajukan mahasiswa lebih mengarah ke hal-hal praktikal di lapangan dalam menghadapi sejumlah kasus atau masalah tertentu dan apa saja yang perlu dipersiapkan jika ingin berkarier sebagai seorang data scientist atau ingin membangun tech startup. Sesi tanya-jawab ini menjadi sesi penutup webinar yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam. Dengan diadakannya sesi webinar seperti ini, mahasiswa dapat memperoleh lebih banyak ilmu dan membuka wawasan mereka, khususnya terkait implementasi ilmu yang sudah dipelajari ke dunia kerja/industri.

 

Penulis: Amalia Zahra, S.Kom., Ph.D.

Amalia Zahra, S.Kom., Ph.D.